KAMI UNDANG ANDA SEBAGAI PENULIS
Artikel bisa dikirim lewat email: agmacvg.artikel@blogger.com

Sabtu, 15 Desember 2012

Berita Perkembangan VGMC

| Sabtu, 15 Desember 2012 | 2 komentar

Berita perkembangan VGMC – AGMAC menjadi info bisnis yang sangat dibutuhkan para shareholder. Di tengah ketidakjelasan kelanjutan bisnis AGMAC dan rencana IPO akhir tahun 2013 para shareholder masih belum paham sepenuhnya tentang PCEF dan nasib saham CPS-GOLD yang dimiliki. Informasi  yang diharapkan bisa melegakan  dari web baru vgmc www.asiagoldmining.com juga tidak memadai dan semakin menambah panjang kegalauan investor.

Keinginan untuk mendapatkan kepastikan nasib dana yang telah disetor jadi semakin mengkhawatirkan. Sejak VGMC tidak lagi membagikan deviden CPS-GOLD per september 2012,  keinginan menjual saham meningkat. Tapi tampaknya tidak ada satu pun shareholder yang tertarik membelinya. Penawaran jual saham CPS-GOLD murah sampai 50% pun tidak membuat shareholder yang sudah kaya dari bisnis ini berkeinginan menampung. Bagi yang baru bergabung di VGMC, pertanyaan apa itu AGMAC terasa masih menjadi tanda tanya besar tentang bagaimana kelanjutan bisnis ini.
Berita Terbaru Perkembangan VGMC
Pengelola PCEF Roland Hurni-Gosman yang Diangkat VGMC
Istilah PCEF yang semula diasumsikan sebagai web baru VGMC (sesuai press release VGMC selama ini) merupakan istilah baru bagi para investor VGMC. Padahal, sebenarnya Closed-End Fund – CEF sendiri merupakan istilah di bidang investasi saham yang sudah lama ada. Karena sebagian besar pembeli CPS-GOLD adalah orang-orang yang awam dalam investasi, pengertian PCEF menjadi sangat asing dan baru dipahami ketika VGMC mengeluarkan berita rencana pengalihan saham cps ke web baru yang disebut PCEF (waktu itu). Itu pun hanya sebagian kecil yang bisa memahami namun dengan pemahaman yang terbatas seperti yang diulas para shareholder terutama di blog.

Berikut kami coba menurutkan pengertian PCEF menurut dua sumber yang berbeda. Yang pertama bersumber dari shareholder vgmc bernama Yopan Prihadi dan  kedua dari sumber non-sh yang ada di wikipedia.org

Pengertian PCEF (Professional Closed-End Fund)

Closed-end Fund adalah penggabungkan unsur-unsur reksa dana dan saham publik.
Seperti reksa dana, mereka beragam, portofolio yang dikelola secara profesional dengan laporan investasi yang objecktiv.
Seperti saham, mereka mengeluarkan jumlah saham tetap yang diperdagangkan di bursa setiap hari.
Jadi, sementara reksa dana membuat saham untuk memenuhi permintaan investor, dan harga saham tersebut berdasarkan nilai keamanan efek portofolio, dana tertutup, seperti saham, mempunyai saham tetap yang naik dan penurunan nilai dalam menanggapi respon market itu sendiri.
Struktur hybrid memberikan Closed-End Fun lebih unggul dibandingkan dengan reksa dana:
- Closed-end fun biasanya memiliki rasio pengeluaran yang lebih rendah dibandingkan reksa dana, karena tidak dikenakan biaya berkelanjutan untuk membuat dan menukar saham.
- Closed-end fund manager tidak membutuhkan invest atau menukar dolar pemegang saham dari aliran masuk dan keluar dana setiap hari, sehingga memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam berapa banyak untuk keamanan berinvestasi dan berapa lama untuk menahannya.

Pengertian PCEF / CEF (Closed-End Fund) menurut en.wikipedia.org

Closed-end funds are usually listed on a recognised stock exchange and can be bought and sold on that exchange. The price per share is determined by the market and is usually different from the underlying value or net asset value (NAV) per share of the investments held by the fund. The price is said to be at a discount or premium to the NAV when it is below or above the NAV, respectively.
A premium might be due to the market's confidence in the investment managers' ability to produce above-market returns. A discount might reflect the charges to be deducted from the fund in future by the managers.
In the United States, closed-end funds are referred to under the law as closed-end companies and they form one of four SEC recognized types of investment companies along with mutual funds, exchange-traded funds, and unit investment trusts. Other examples of closed-ended funds are investment trusts in the United Kingdom and listed investment companies in Australia.
Penjelasan tentang Closed-End Fund - CEF (VGMC menyebutnya PCEF) dalam kutipan di atas kurang lebih seperti ini:
Closed-End Fund (Dana Tertutup-Akhir) merupakan dana biasa yang terdaftar di bursa saham diakui dan dapat diperjualbelikan di bursa itu. Harga per saham ditentukan oleh pasar dan biasanya berbeda dari nilai yang mendasari atau nilai aktiva bersib (Net Asset Value - NAV) per saham dari investasi pemegang saham. Harga akan diturunkan atau dinaikkan terhadap NAV ketika berada di bawah atau di atas NAV.
Kenaikan harga terjadi disebabkan oleh kepercayaan pasar pada kemampuan perusahaan dalam memperbaiki kinerjanya. Penurunan harga saham terjadi jika berlaku sebaliknya sehingga akan terjadi pemotongan nilai saham tersebut di masa mendatang oleh manajer.

Dalam Undang-undang Amerika Serikat, Closed-End Fund merupakan perusahaan tertutup dan mereka membentuk salah satu dari empat SEC (Securities Exchange Commission – Badan Pengawas Pasar Modal) mengakui jenis perusahaan investasi bersama dengan reksadana, perdagangan mata uang, dan reksadana investasi. Contoh lain dana tertutup akhir (Closed-End Fund) seperti dana investasi trust di inggris dan perusahaan investasi yang terdaftar di Australia.

Mengikuti info berita perkembangan VGMC – AGMAC jadi semakin menarik. Kita jadi bisa belajar tentang bagaimana berinvestasi saham yang benar. Munculnya AGMAC telah menjadi berbincangan hangat di dunia maya, dan telah memakan banyak korban harta, tentunya. Mungkin juga tenaga dan pikiran para shareholder, terutama yang baru bergabung bulan Agustus 2012 dan sesudahnya yang belum mendapatkan deviden sama sekali. Mudah-mudahan ini bisa menjadi berkah dan pengalaman berharga untuk selalu waspada dalam berinvestasi.

Ps: Tidak ada cara cepat kaya selain bekerja keras dan bekerja cerdas. Kena tipu berarti tidak cerdas. Maaf, kadang peringatan yang pedas, terasa pahit dirasa tetapi nikmat dicerna di kemudian hari.

Sumber: 

2 komentar:

Anonim mengatakan...

ya TUhan...mau bagaimana selanjutnya????

Anonim mengatakan...

Kalo Perusahaan bdong mau scam ya gitu deh aneh2...Pernah liat webnya speedline sebelum scam nggk...? ya kayak gini, katanya bentar lagi mau ngeluarin kartu debit kerjasama sama citibank sampe2 temen kerja saya yan ikutan bilang gini wah gaji disini mah bentar lagi juga nggk ada apa2nya ininih (speedline) yang aka jadi penghasilan utama gue, eeee akhirnya ngilang. kayaknya VGMC bentar lagi juga BUMMMMM. moga2 nggk ada y bunuh diri.......

orang yang pernah dihina sama sh VGMC karena nggk mau ikut

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

 
© Copyright 2010. AGMAC - VGMC Share Indonesia Asia Terkini . All rights reserved | AGMAC is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com